- Back to Home »
- Fotografi »
- Teknik Panning Fotografi
Posted by : Febryanto S.R
Jumat, 13 April 2012
Yang dimaksud Teknik
Panning adalah, cara lain untuk memberikan kesan gerak pada foto.
Ketika melakukan panning, Anda mengikuti subjek selama eksposure. Jika
terlaksana dengan baik, hasilnya menjadikan subjek menjadi relatif lebih tajam dibandingkan dengan backgroundnya yang hampir sepenuhnya blur. Jarang
dihasilkan subjek yang sepenuhnya tajam. Namun, beberapa bagian subjek
yang mengalami blur justru memperkuat kesan gerak dari foto.
Pemotretan panning harus terencana. Ambillah subjek yang terpisah
cukup baik dari background. Cobalah temukan background yang memiliki
warna cerah atau berciri jelas yang akan menghasilkan pola menarik dari
warna-warna yang diblur. Pada saat pemotretan, waktu yang tepat dan
halusnya gerakan kamera merupakan faktor yang sangat penting. Awali
mengikuti subjek sebelum melepas rana, lepaskan rana, lakukan terus
hingga terdengar suara klik rana menutup kembali. Putar seluruh badan
saat mengikuti gerakan subjek, jangan melakukan hanya dengan
menggerakkan kepala dan bahu saja. Panning membutuhkan kemampuan
praktek, terkadang fotografer profesional pun tidak selalu berhasil
dalam setiap jepretannya.
Panning menggunakan rana berkecepatan rendah, biasanya 1/15 atau
1/30. Penggunaan kecepatan rana lebih rendah membutuhkan tripod untuk
mencegah timbulnya gerakan vertikal kamera yang tidak
diinginkan. Untuk mencegah overexposure dengan kecepatan rana rendah pada cuaca terang, gunakan film berkecepatan rendah.